Jumat, 11 Mei 2012

Kebayang nggak kalo kertas abis dan kita gak bisa (maaf) cebok atau sekedar ngelap tangan pake berminyak dengan kertas tissue. Pasti ribet khan? Semua urusan kebersihan yang mustinya selesai dengan selembar kertas tissue jadi lebih panjang ceritanya….
Kertas Tugas Laporan




Bicara kertas, tentu gak jauh-jauh dari pohon sebagai bahan bakunya. Tapi kita khan gak mungkin bolos kerja dan kuliah hanya untuk nongkrongin hutan-hutan Indonesia agar tidak ditebangin secara liar oleh para pencuri kayu yang gak modal tapi pengen untung gede. Juga nggak ngefek kalo generasi muda ini disuruh demo terus di depan departemen kehutanan karena pemerintah itu pasti gak mau keluar dari Jakarta cuma untuk mengawasi langsung hutan-hutan Indonesia (eh, emang udah ada ya yang demo di sono? hehehe..)

Nah, daripada ribet mencari strategi penyelamatan hutan dari kepunahan, dan daripada bete ngebayangin era habisnya kerta, mending baca nih tips jitu buat meminimalisir penggunaan kertas.

Soalnya, semakin sedikit yang pake kertas, semakin sedikit juga yang jual kertas. Semakin sedikit yang jual, semakin sedikit yang memproduksi. Semakin sedikit yang bikin, berarti semakin sedikit juga yang nebang pohon buat bikin kertas. Masuk akal khan?
Biasakan bekerja secara digital dengan mengedit tulisan cukup di komputer tanpa harus mencetaknya. Berbagi artikel atau berkirim surat juga bisa lewat email atau massenger.

Gunakan kertas bekas untuk mencetak pekerjaan yang bersifat internal kantor seperti draf proposal atau order antar-divisi.

Biasakan diri membaca buku elektronik (e-book) dan mulai mengoleksi buku-buku digital sebagai pengganti buku konvensional (kertas).

Simpanlah file-file dan arsip penting dalam format digital—bukan kertas. Selain menghemat kertas, media digital lebih tahan lama.

Kalau bisa membawa bahan diskusi atau meeting ke dalam laptop, tidak perlu mencetaknya di atas kertas.

Saat membayar barang, minta ke kasir untuk tidak mencetak transaksi belanja bila Anda tidak memerlukannya. Begitu juga saat bertransaksi di tempat lain seperti transaksi di ATM dan di pintu tol.

Gunakan kertas tisu sehemat mungkin, baik saat di ruang makan, di ruang kerja maupun di ruang belakang.

by:Iskandar Z

0 comments:

Poskan Komentar