Gak Usah Pake Plastik Ya…..


Plastik…plastik…plastik… benda ini selalu ada di setiap tempat, di mana Kita memalingkan pandangan di situ Kita sering menjumpai benda yang satu ini. Tampaknya hampir setiap benda yang Kita gunakan dulunya bukan berbahan dasar plastik, sekarang telah digeser oleh keberadaan benda berbahan dasar plastik.
Seperti yang Kita ketahui, plastik memerlukan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai secara alami, meskipun Kita mengetahui hal tersebut tetapi Kita belum sadar bahwa setiap sampah benda yang terbuat dari plastik terus bertambah seiring dengan kebutuhan manusia akan benda praktis ini. Alhasil, sekarang baik di TPA maupun TPS rumah tangga didominasi oleh benda berbahan dasar plastik. Penanganan sampah plastik telah dilakukan oleh berbagai pihak mulai dari membakarnya begitu saja (tentu menambah emisi karbon di udara), mendaur ulang plastik menjadi plastik baru kembali (Recycle) hingga menjadikan sampah plastik untuk dibuat benda-benda unik, seperti tas misalnya, agar dapat digunakan kembali (Reuse). Apapun kreatifitas usaha masing-masing pihak untuk mengelola sampah plastik tentu harus memperoleh dukungan baik dari pemerintah maupun masyarakat untuk menghargai hasil kreatifitas mereka.
Usaha pengolahan sampah di atas kurang “menggigit” dampaknya untuk lingkungan apabila tidak didukung oleh masyarakat untuk mengurangi pemakaian plastik. Nah, berikut ini ada beberapa tindakan yang dapat Kita lakukan untuk mengurangi pemakaian plastik sehari-hari :
1. Berbelanja di supermarket menggunakan tas (ransel, jinjing) sendiri. Bagi Anda yang sering berbelanja entah itu di supermarket atau pasar tradisional, coba hitung berapa banyak plastik yang menumpuk di rumah setelah digunakan untuk membungkus belanjaan. Mulai sekarang Kita tak perlu meminta plastik dari penjual, Kita masukkan saja ke dalam tas yang telah dibawa dari rumah, katakan kepada penjual/kasir “Gak usah pakai plastik ya…” Apabila tindakan dan perkataan Anda ini didengar oleh orang lain yang berada di sekitar Anda maka mereka akan sedikit berfikir karena ini tindakan yang tidak lazim, dan Anda dapat menjadi pelopor menghemat plastik..hebat bukan :)
2. Menggunakan kembali plastik yang digunakan untuk berbelanja sebelumnya. Plastik yang mungkin menumpuk di dapur atau gudang dapat digunakan kembali ketika berbelanja di pasar atau supermarket.
3. Makan di tempat. Bagi Anda yang lebih memilih untuk membeli makanan di luar, mulailah memakan makanan Anda di tempat, tidak usah dibawa pulang karena akan memerlukan beberapa plastik untuk mengemas makanan Anda, selain itu makan di luar juga lebih baik untuk refreshing memperoleh suasana baru yang lebih asyik sambil ngobrol dengan teman atau keluarga dibandingkan di rumah atau kantor.
4. Memisahkan sampah menurut jenisnya. Anda dapat mulai memisahkan sampah yang dibuang seperti sampah organik (sayuran, makanan basi, dll), sampah plastik (botol plastik, plastik kemasan, dll), lain-lain (kaleng, kaca, dll). Ajaklah teman atau tetangga di sekitar Anda untuk tindakan ini. Tindakan ini bertujuan agar mempermudah pemilihan dan pengolahan sampah di TPA, selain itu sampah botol plastik atau kaca dan beberapa benda lain dapat dikumpulkan di suatu tempat disekitar tempat tinggal bersama-sama tetangga Anda untuk dijual kembali ke pengepul sampah, mengahasilkan uang kan…. dibandingkan hanya dibuang begitu saja.
5. Membuang sampah di tempatnya. Hal sepele memang, tapi sering kali Kita mengabaikan tindakan ini. Sediakan tempat sampah di sudut yang sekiranya mudah dilihat dan sekiranya membuat Anda tidak malas untuk mencapainya.
6. Share artikel ini atau beritahu orang lain. Tindakan tersebut di atas akan lebih terlihat hasilnya apabila semakin banyak orang yang tahu dan mau untuk melakukannya, meskipun saat ini Anda mungkin masih sendirian melakukannya tapi jangan khawatir suatu saat orang lain pun akan tertarik untuk melakukannya. So… keep fight to keep our environtment…
Ada tambahan mengenai hal ini, silakan….
Semoga bermanfaat …:)

 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------

   Kalau kuliah di IPB ,belum bisa di sebut mahasiswa jiwa pertanian kalau belum mengenal segala bentuk pertanian di Indonesia. Ilmu PIP pada tingkat TPB membahas tentang segala aspek pertanian . Nah..maka dari itu pelajarilah ilmu PIP dengan baik, dan ilmu pertanian yang ada di dunia, .:)
Di bawah ini kumpulan artikel dari teman-teman seperjuangan memajukan pertanian, silahkan membaca :D

Biar Kertas kagak ade Matinye

Cerita mengenai jagung

Tren kembali ke alam

Seperti apa menangani masalah lingkungan

Ngaku cinta lingkungan ?

Pelestarian lingkungan hidup menurut islam

Go Green, Yes we can..!!

Belajar dari musang

Jika perdu bisa memperbaiki gizi rakyat

Mahasiswa IPB Bangun Desa Cabai